Senin, 22 Desember 2014

pembelajaran aktif

Pembelajaran Aktif
pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang bisa memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk aktif membangun sendiri konsep dan makna melalui berbagai kegiatan.
1.      Cara Belajar Siswa Aktif
Cara belajar siswa aktif (CBSA) adalah pemebelajaran baru, interaktive learning yang diharapkan mampu membawa perubahan, pembaharuan menyusun kembali struktur dan merumuskan kembali masalh-masalah pendidikan demi kemajuan pendidikan, khususnya bidang pembelajaran.
Prinsip-prinsip CBSA:
a.       Prinsip motivasi
b.      Prinsip kompleks
c.       Prinsip keterarahan
d.      Prinsip sosialisasi
e.       Prinsip belajar sambil bekerja
f.       Prinsip individualisasi
g.      Prinsip inkuiri
h.      Prinsip pemecahan masalah
2.      Active Learning in School
Active Learning in School (ALIS) adalah pemeblajaran aktif yang dilakukan di setiap sekolah-sekolah untuk para siswa, untuk membedakannya dari yang diterapkan di perguruan tinggi bagi mahasiswa.
Prinsip-prinsip pembelajaran aktifnya sebagai berikut:
a.       Prinsip melakukan
b.      Prinsip menggunakan seluruh alat indra (pancaindra)
c.       Prinsip eksplorasi lingkungan
Startegi-strategi dalam pembelajaran aktif:
a.       Terpusat pada siswa (student centered)
b.      Terkait dengan kehidupan nyata
c.       Diferensiasi
d.      Menjadikan lingkungan sebgai media/sumber belajar
e.       Mengembangkan berpikir tingkat tinggi
f.       Memerankan guru sebgai fasilitator
g.      Memberikan umpan balik
3.      Active Learning  For Higher Education
Active Learning  For Higher Education (ALFHE)  adalah pembelajaram aktif yang dilakukan di tingkat perguruan tinggi.
Model pembelajaran yang diterapkan di ALIS, CBSA, maupun di ALFHE:
a.       Experimental learning
b.      Pembelajaran terpadu
c.       Pembelajaran kooperatif
d.      Metode studi khusus
e.       Simulasi
f.       Bermain peran
g.      Tutor sebaya
h.      Kerja lapangan
i.        Belajar mandiri
j.        Tugas perpustakaan
k.      Computer-aided intruction (CAI)
l.        Serta leson study
·         Kelebihan dan Kekurangan pembelajaran aktif
a)      Kelebihan pembelajaran aktif
1.      Meningkatkan ketrampilan peserta didik diantaranya: ketrampilan berfikir, ketrampilan memecahkan masalah dan ketrampilan komunikasi.
2.      Meningkatakan keterlibatan aktif peserta didik.
3.      Meningkatkan ingatan peserta didik pada konsep yang dipelajari.
4.      Meningkatkan rasa memiliki proses pembelajaran.
5.      Mengurangi ceramah guru.
6.      Meningkatkan gairah belajar di kelas.
7.      Melibatkan aktifitas berpikir yang lebih tinggi.
b)      Kekurangan pembelajaran aktif
1.      Tidak bisa menyelesaikan silabus.
2.      Tidak bisa mengontrol kelas.
3.      Peserta didik tidak melakukan apa yang di inginkan guru.
4.      Peserta didik banyak yang tidak menyukai.
Peserta didik susah diajak dalam bermain tim


Sumber : soegeng Ysh.,A.Y.2012.Pengembangan Sistem
                 pembelajaran.Semarang:IKIP PGRI Semarang Press
              





Selasa, 09 Desember 2014

siklus belajar



3. siklus belajar
v  Kekurangan
·         Guru kurang menguasai materi menyebabkan ke efektifan belajar rendah
·         Memerlukan pengelolaan yang lebih terencana dan terorganisasi
·         Menyusun rencana dan pelaksanaan pembelajaran akan memerlukan waktu dan tenaga cukup banyak sehingga kurang efisien
·         Dalam merancang dan pelaksanakan proses pembelajaran masih menuntut kesungguhan dan kreativitas guru
4. model pembelajaran paikem
v  Kelebihan
·         Lebih mengembangkan potensi dalam diri anak
·         Siswa saling bertukar pikiran dengan teman yang lain
·         Mendorong siswa menghasilkan karya kreatif
·         Mendorong siswa mencapai sukses
·         Saling meenghargai pendapat siswa satu dengan siswa lainnya
·         Paikem disekolah harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya
·         Dengan adanya variasi belajar siswa akan lebih termotivasi untuk belajar
·         Peserta didik dapat mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya
·         Peserta didik tidak jenuh dengan pembelajaran di kelas
·         Peserta didik dapat memecahkan masalah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar
·         Mental dan fisik peserta didik akan terasah secara optimal
v  Kekurangan
·         Guru masih membedakan antara siswa laki-laki dan siswa perempuan, pintar atau kurang pintar, sosial, tinggi rendahnya ekonomi
·         Pengelompokan siswa dalam segi tepat duduk, kegiatan yang dilakukan siswa kurang mencerminkan pembelajaran kooperatif
·         Guru kurang mengerti tentang model pembelajaran pakem yang baik
·         Guru dalam menilai siswa masih menggunakan lembar kerja siwa (LKS) yang pertanyaannya bersifat tertutup
·         Kurangnya alat dan bahan guru dalam pembelajaran mengakibatkan model pembelajaran pakem kurang maksimal
·         Guru harus memperhatikan kebutuhan setiap siswa baik dari segi mental maupun fisik
·         Kurangnya sarana dan prasana mengakibatkansekolah-sekolah yang didaerah terpencil belum bisa menerapkan model pembelajaran pakem ini.
5. STM
v  Kelebiahan
·         Siswa dapat mengaitkan apa yang diperoleh dari sekolah dengan masalah yang terjadi di kehidupan nyata
·         Siswa dapat menggunakan teknologi dalam memecahkan masalah sosial
·         Siswa mejadi lebih kreatif
·         Siswa dapat melihat bahwa sains adalah alat uamg dapat digunakan untuk memecahkan masalah
·         Siswa akan menyadari bahwa proses-prose sains penting untuk dipelajari
·         Siswa lebih tanggap terhadap pembelajaran
v  Kekurangan
·         Jika guru kurang menguasai sains teknologi maka guru susah untuk mentransfer materi ke siswanya
·         Model pembelajaran STM ini tidak cocok untuk diterpkan dikelas rendah
·         Kurangnya fasilitas pendukung mengakibatkan kendala dalam pembelajaran STM